Kalau kamu bosan dengan game survival yang itu-itu saja hutan, zombie, atau gurun pasir. Maka Subnautica menawarkan pengalaman yang benar-benar beda. Game ini mengajak pemain menyelam ke planet asing bernama Subnautica, sebuah game survival open world yang di kembangkan dan dirilis oleh Unknown Worlds Entertainment pada tahun 2018.
Alih-alih bertahan hidup di daratan, kamu justru harus menyelamatkan diri di bawah laut yang luas, indah, sekaligus mematikan. Kombinasi eksplorasi, crafting, dan misteri cerita bikin game ini terasa imersif dan menegangkan dari awal sampai akhir.
Gameplay Survival yang Bikin Deg-degan
Cerita di mulai ketika kapal luar angkasa Aurora jatuh di planet samudra bernama Planet 4546B. Kamu menjadi satu-satunya penyintas yang harus bertahan hidup dengan sumber daya terbatas.
Seperti game survival pada umumnya, kamu harus mengumpulkan makanan, air, dan material. Tapi yang bikin beda, semua itu kamu cari sambil menyelam. Oksigen jadi ancaman utama. Terlambat naik ke permukaan? Tamat.
Semakin dalam kamu menyelam, semakin besar risikonya. Tekanan air meningkat, cahaya makin redup, dan suara makhluk laut terdengar makin mengintimidasi. Game ini tidak mengandalkan jumpscare murahan. Rasa takut muncul secara alami karena kamu sadar ada sesuatu yang besar berenang di kegelapan.
Dunia Bawah Laut yang Indah Tapi Mematikan
Salah satu kekuatan utama Subnautica terletak pada desain dunianya. Bioma laut terasa hidup, berwarna, dan penuh detail. Terumbu karang dangkal terlihat cantik dan relatif aman. Tapi begitu kamu masuk ke area seperti Deep Grand Reef atau Lost River, suasana langsung berubah drastis.
Makhluk-makhluk asing berkeliaran dengan desain unik. Beberapa jinak, sebagian agresif, dan ada juga predator raksasa seperti Reaper Leviathan yang sukses bikin jantung copot. Game ini tidak memberikan senjata overpowered di awal, jadi kamu lebih sering menghindar daripada melawan.
Atmosfer inilah yang membuat Subnautica terasa sangat personal. Kamu benar-benar merasa kecil di lautan luas.
Baca Juga:
10 Game PC Survival yang Wajib Dicoba Gamer Hardcore
Sistem Crafting dan Base Building yang Solid
Untuk bertahan hidup, kamu harus crafting berbagai alat seperti scanner, pisau, hingga kendaraan bawah laut. Seabase atau markas bawah laut juga bisa kamu bangun sesuai kreativitas.
Kendaraan seperti Seamoth dan Cyclops sangat membantu eksplorasi. Dengan kendaraan ini, kamu bisa menyelam lebih dalam dan membawa lebih banyak sumber daya. Tapi tetap saja, bahaya selalu mengintai.
Sistem progresinya terasa natural. Kamu tidak langsung di beri semua blueprint. Kamu harus eksplorasi, memindai fragmen teknologi, dan berani masuk ke area berbahaya. Semakin jauh kamu menjelajah, semakin banyak misteri yang terungkap.
Cerita Misterius yang Bikin Penasaran
Walau berfokus pada survival, Subnautica punya alur cerita yang kuat. Kamu akan menemukan rekaman suara, bangkai kapal, dan fasilitas alien yang mengungkap apa sebenarnya yang terjadi di planet ini.
Narasi tidak di suapi secara langsung. Kamu harus aktif mencari tahu sendiri. Pendekatan ini membuat pengalaman bermain terasa lebih organik dan tidak membosankan.
Ada juga tema isolasi yang terasa kuat. Tidak ada NPC yang menemani. Kamu benar-benar sendirian, hanya ditemani suara laut dan AI asisten.
Visual dan Audio yang Imersif
Secara grafis, Subnautica memang bukan game paling realistis, tapi art style-nya justru jadi daya tarik. Warna laut yang cerah di siang hari kontras dengan gelapnya kedalaman laut.
Audio berperan besar dalam membangun ketegangan. Suara gema di kedalaman, raungan Leviathan dari kejauhan, hingga efek suara alat selam terdengar detail dan realistis. Kadang kamu panik bukan karena melihat musuh, tapi karena mendengar sesuatu bergerak di belakangmu.
Sound design seperti ini jarang di temukan di game survival lain.
Kelebihan dan Kekurangan Subnautica
Kelebihan:
-
Dunia bawah laut yang unik dan imersif
-
Sistem crafting dan eksplorasi yang adiktif
-
Cerita misterius yang bikin penasaran
-
Atmosfer survival yang benar-benar terasa
Kekurangan:
-
Beberapa bug teknis masih bisa muncul
-
Grinding material kadang terasa repetitif
-
Tidak ada mode multiplayer
Walau begitu, pengalaman yang di tawarkan tetap terasa solid dan berbeda di banding game survival lainnya.
Kenapa Subnautica Masih Layak Dimainkan?
Meski sudah beberapa tahun sejak rilis, Subnautica tetap relevan. Banyak streamer dan gamer baru yang masih mencoba game ini karena konsepnya jarang di tiru secara maksimal oleh game lain.
Game ini juga punya sekuel berjudul Subnautica: Below Zero, yang menghadirkan eksplorasi di wilayah es dengan pendekatan cerita lebih fokus. Tapi banyak pemain masih menganggap seri pertama punya atmosfer paling kuat.
Kalau kamu suka game survival dengan eksplorasi bebas, misteri mendalam, dan suasana yang bikin tegang tanpa harus di paksa, Subnautica jelas wajib masuk daftar main kamu.
Game ini bukan sekadar bertahan hidup. Ia mengajak kamu menghadapi rasa takut terhadap kedalaman, kesendirian, dan hal-hal yang tidak diketahui.
